Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Buku Catatan Nikah Tertua 1903 Masih Tersimpan Rapi di KUA Gedeg Mojokerto
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Nabi Saleh AS dan Kaum Tsamud yang Diazab Allah dengan Gempa Dahsyat

Sabtu, 13 Juni 2020 - 05:30:00 WIB
Kisah Nabi Saleh AS dan Kaum Tsamud yang Diazab Allah dengan Gempa Dahsyat
Nabi Saleh AS (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

Artinya: "Dan kepada Samud (Kami utus) saudara mereka. Saleh. Saleh berkata, "Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada bagi kalian Tuhan selain Dia. Dia telah menciptakan kalian dari bumi (tanah) dan menjadikan kalian pemakmurnya. Karena itu, mohonlah ampunan-Nya, kemudian bertobatlah kepada-Nya. Sesungguhnya Tuhanku amat dekat (rahmat-Nya) lagi memperkenankan (doa hamba-Nya)." (QS. Surat Hud: 61)

Mufasir Ibnu Katsir menerangkan, Kaum Tsamud adalah orang-orang yang bertempat tinggal di kota-kota Hajar yang terletak di antara Tabuk dan Madinah. Mereka hidup sesudah kaum Ad, lalu Allah mengutus seorang rasul kepada mereka yang juga dari kalangan mereka.

Lalu Nabi Saleh datang dan memerintahkan kaumnya agar menyembah Allah SWT. Karena itu, Saleh AS berkata kepada mereka: "Dia (Allah) telah menciptakan kalian dari tanah. (Hud: 6,1). Nabi Saleh melanjutkan "Karena itu, mohonlah ampunan-Nya atas dosa-dosa kalian yang telah lalu".

Namun ajakan Nabi Saleh itu dicibir kaumnya. Mereka berkata, "Hai Saleh, sesungguhnya kamu sebelum ini adalah seorang di antara kami yang kami harapkan, apakah kamu melarang kami untuk menyembah apa yang disembah oleh bapak-bapak kami? Dan sesungguhnya kami betul-betul dalam keraguan yang menggelisahkan terhadap agama yang kamu serukan kepada kami."

Nabi Saleh berkata, "Hai kaumku, bagaimana pikiran kalian jika aku mempunyai bukti yang nyata dari Tuhanku dan diberi-Nya aku rahmat dari-Nya, maka siapakah yang akan menolong aku dari (azab) Allah jika aku mendurhakai-Nya. Sebab itu, kalian tidak menambah apa pun kepadaku selain dari kerugian.”

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut