Kisah Nabi Ishaq AS, Kesabaran Doa dan Cikal Bakal Bani Israil
Allah Swt menceritakan bahwa setelah Nabi Ibrahim menjauh dari ayahnya dan kaumnya demi karena Allah, maka Allah menggantikan baginya orang-orang yang lebih baik daripada mereka dan Allah menganugerahkan kepadanya Ishaq dan Yaqub, yakni seorang putra dan cucu.
Kabar gembira kelahiran Ishaq itu disampaikan para malaikat kepada Ibrahim seperti yang termaktub dalam Alquran.
Firman Allah SWT:
وَلَقَدْ جَاۤءَتْ رُسُلُنَآ اِبْرٰهِيْمَ بِالْبُشْرٰى قَالُوْا سَلٰمًا ۖقَالَ سَلٰمٌ فَمَا لَبِثَ اَنْ جَاۤءَ بِعِجْلٍ حَنِيْذٍ
Artinya: "Dan sesungguhnya utusan-utusan Kami (malaikat-malaikat) telah datang kepada Ibrahim dengan membawa kabar gembira, mereka mengucapkan:"Selamat". Ibrahim menjawab:"Selamatlah," maka tidak lama kemudian Ibrahim menyuguhkan daging anak sapi yang dipanggang. (QS. Hud: 69)
Namun, Nabi Ibrahim takut ketika melihat para tamunya tidak mau menjamah makanan yang telah dihidangkannya.