Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Duh! Pemuda di Banyumas Tepergok Masuk Rumah Kos, Diduga Foto-Foto Pakaian Dalam
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Mistis Gunung Tugel Purwokerto, Tempat Pemujaan dan Ritual Dukun yang Dikenal Angker

Rabu, 03 Agustus 2022 - 19:24:00 WIB
Kisah Mistis Gunung Tugel Purwokerto, Tempat Pemujaan dan Ritual Dukun yang Dikenal Angker
Gunung Tugel Purwokerto menyimpan misteri sejarah yang sempat ramai menjadi perbincangan masyarakat. (Ist)
Advertisement . Scroll to see content

"Akhirnya tersandung dan pecahannya sebagian terjatuh di wilayah ini, makanya diberikan nama Gunung Tugel.  jadi Gunung Tugel patahannya dari Gunung Slamet, itu sejarah mitosnya," ungkapnya. 

Babeh Berto merupakan salah satu warga yang sudah tinggal di wilayah Gunung Tugel Purwokerto sejak tahun 1980. Dia pun mengalami ketika wilayah tersebut masih berupa jalan tanah hingga saat ini menjadi jalan nasional. 

"Babeh sudah mulai tinggal sejak tahun 1980, langsung di lokasi Gunung Tugel sampai sekarang bertempat tinggal di sini. Adapun cerita ditahun 80, babeh sempat mengalami situasi di lingkungan gunung Tugel ini, dari jalan kecilnya, jalan rayanya masih tanah hingga sekarang jalan itu sudah jadi jalan besar dan menjadi jalan nasional," katanya. 

Babeh Berto yang juga memiliki akun YouTube Babeh Berto ini juga mengatakan sejarah bangunan yang berada di dalam kawasan Gunung Tugel itu adalah milik sebuah instansi pemerintah dan luasnya sekitar 10 hektare. Lahan tersebut mulai di fungsikan sebagai tempat pelatihan transmigrasi sejak tahun 1990 di mana instansi pemerintah itu ingin mengaktifkan lokasi Gunung Tugel untuk sebuah kegiatan bekerjasama dengan instansi pemerintah lain. 

"Jadi ada kerja sama dua institusi pemerintah untuk mengaktifkan lokasi di Gunung Tugel. Kegiatannya untuk memberikan pelatihan atau pembekalan untuk para peserta transmigrasi se-Jawa Tengah. Pembekalan hanya berlangsung selama 5 tahun, 1990-1995 dan sejak saat itu kegiatannya pelatihan berhenti sampai sekarang," ujarnya. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut