Kisah Mistis 3 Pendaki di Gunung Merbabu, Merinding Lihat Wanita Berkebaya di Hutan Mati
Namun demikian, dia tak langsung menceritakan kepada rekannya apa yang telah dialami di hutan mati. “Saya langsung ingat kalau ketemu begituan di gunung nggak perlu dibahas dulu sampai turun dan pulang. Dan pada Agustus belum lama ini baru bercerita,” ujar siswa SMA Don Bosko ini.
“Dari obrolan, ternyata dia juga dengar suara teriakan cewek. Tapi sampai sekarang saya belum menemukan penjelasan kompleks apa yang saya lihat, sangat penasaran itu apa? Ya itulah kisah saya di Merbabu. Intinya di gunung jangan takabur ,jangan ngeluh, jangan ninggalin teman, kalau sendirian takut terjadi apa-apa,” katanya.
Sementara Edo mengatakan bahwa perjalanan menaiki puncak jalur merbabu via jalur Tekelan, menginap satu malam. “Kami menemukan hal-hal aneh setelah pulang dari tempat nge-camp saat perjalanan turun, pertengahan antara Pos 2-3,” kata Edo.
“Turun jam 2 di tengah perjalanan kami sempat berhenti . Ada tempat perhentian namanya Angkasa Kembar. Berhenti sekitar 5 menit, kami melanjutkan perjalanan dari Akasia Kembar memasuki hutan mati,” katanya.
Dia mengatakan, dirinya bersama Lino berjalan paling depan, sedangkan Wili jalannya paling belakang. “Kami belum terlalu jauh dari tempat pemberhentian, baru jalan sekitar 5 menit. Tiba-tiba mendengar suara cewek tertawa, kesannya kayak habis menceritakan suatu hal yang lucu, dalam pikiran saya usia muda,” ujar Edo.