Kisah Kakek Sudiro Selamatkan Siswa SMPN 1 Turi hingga Kaki Terjepit Batu Sungai
"Ada beberapa titik, di sepanjang sungai secara berkelompok. Saya tepikan mereka dan suruh naik," katanya.
Sudiro mengaku tidak mudah menolong anak-anak. Apalagi sebagian besar anak-anak perempuan. Sementara yang laki-laki dengan cepat menepi dan langsung naik ke atas. Sementara aliran sungai semakin deras.
"Mereka itu seperti trauma, malah menangis, tidak mau disuruh naik," ucapnya.
Dalam kondisi sulit itu, Sudiro sempat menggendong korban yang ketakutan. Padahal saat itu, dia juga masih menolong siswa lain yang akan hanyut. Saat itu, Sudiro terpeleset dan kakinya terjepit batu. Hingga kini jalannya pun masih pincang.
"Kaki yang tidak saya rasakan, yang penting anak-anak bisa naik saya bantu merangkak agar naik ke tangga," katanya sambil menunjuk kakinya yang luka.
Begitu sampai di atas, korban ditolong warga lain yang berdatangan ke sungai. Awalnya hanya ada dua orang bersama Kodir. Menjelang sore, warga mulai berdatangan menolong.
"Sebenarnya penghargaan ini berat saya terima, karena yang menolong banyak," ujarnya.
Sudiro mengaku apa yang dia lakukan ikhlas dan tanpa mengharapkan bantuan. Untuk itu sebagian bantuan akan diserahkan ke kas RT dan sebagian diberikan kepada warga yang membutuhkan.
Editor: Nani Suherni