Kisah Inspiratif Serda Mugiyanto, Berhasil Bina 10.000 Petani hingga Dijuluki Jenderal Buah Lengkeng
Misalnya, menganggap pekerjaan petani atau menjadi petani adalah pekerjaan rendah, bertani itu kotor, pendapatan tidak seberapa hingga tidak bisa menggunakan teknologi dalam bercocok tanam. Padahal anggapan itu keliru.
Serda Mugiyanto membantah secara tegas jika ada yang berpandangan pekerjaan petani itu rendah, kotor, penghasilan pas-pasan dan lain sebagainya. Sebagai contoh, dari lahan miliknya seluas satu hektare dengan isi 250 batang buah lengkeng usia enam tahun, rata-rata bisa menghasilkan 75 kilogram buah lengkeng per batang dalam satu tahun.
"Jika dihitung kasar saja, 200 batang buah lengkeng dikalikan 75 kilogram maka hasilnya sudah 15 ton. Petani lengkeng bisa menjual hingga lengkeng per kilogram hingga Rp50.000. Jika ditotal, maka satu kali panen bisa meraup omzet hingga Rp750 juta," katanya.
Dengan hasil fantastis tersebut, Serda Mugiyanto menampik keras bahwa pekerjaan petani tersebut rendah, kotor atau penghasilannya tidak seberapa.
"Kendati demikian, bertani tanaman seperti buah lengkeng bukan lah pekerjaan mudah. Ada beberapa hal yang mesti diperhatikan sebelum menekuni usaha ini," katanya.