Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Candaan Berujung Maut, Mahasiswa Tewas Ditembak Petani di Sumba Barat Daya NTT
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Inspiratif Serda Mugiyanto, Berhasil Bina 10.000 Petani hingga Dijuluki Jenderal Buah Lengkeng

Sabtu, 26 Juni 2021 - 21:35:00 WIB
Kisah Inspiratif Serda Mugiyanto, Berhasil Bina 10.000 Petani hingga Dijuluki Jenderal Buah Lengkeng
Serda Mugiyanto memetik buah lengkeng dari kebun petani hasil binaannya di Desa Wringinputih, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. (Foto: ANTARA/Muhammad Zulfikar)
Advertisement . Scroll to see content

Misalnya, menganggap pekerjaan petani atau menjadi petani adalah pekerjaan rendah, bertani itu kotor, pendapatan tidak seberapa hingga tidak bisa menggunakan teknologi dalam bercocok tanam. Padahal anggapan itu keliru.

Serda Mugiyanto membantah secara tegas jika ada yang berpandangan pekerjaan petani itu rendah, kotor, penghasilan pas-pasan dan lain sebagainya. Sebagai contoh, dari lahan miliknya seluas satu hektare dengan isi 250 batang buah lengkeng usia enam tahun, rata-rata bisa menghasilkan 75 kilogram buah lengkeng per batang dalam satu tahun.

"Jika dihitung kasar saja, 200 batang buah lengkeng dikalikan 75 kilogram maka hasilnya sudah 15 ton. Petani lengkeng bisa menjual hingga lengkeng per kilogram hingga Rp50.000. Jika ditotal, maka satu kali panen bisa meraup omzet hingga Rp750 juta," katanya.

Dengan hasil fantastis tersebut, Serda Mugiyanto menampik keras bahwa pekerjaan petani tersebut rendah, kotor atau penghasilannya tidak seberapa.

"Kendati demikian, bertani tanaman seperti buah lengkeng bukan lah pekerjaan mudah. Ada beberapa hal yang mesti diperhatikan sebelum menekuni usaha ini," katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut