Kisah Inspiratif Perempuan Ojol di Semarang Sukses Cetak Atlet Karate Berprestasi
Dia berangkat kerja sebagai sebagai seorang ojek online mulai pukul 08.00 - 14.00 WIB. Kemudian, dilanjutkan sore hari saat jam ramai pulang kerja. Jika dirasa penghasilan masih kurang, malam hari pun tetap narik.
"Puasa kalau siang sepi. Jadi, saya ambil jam-jam ramai pagi dan sore. Kalau hasilnya sedikit, saya lanjut setelah tarawih," katanya.
Di sela-sela menjadi seorang ojek online, dia selalu membawa buku kecil. Saat senggang, dia mencoba menuangkan ide-idenya dalam buku kecil, bisa puisi atau cerpen. Saat ini, dia telah memiliki sembilan buku antologi puisi dan cerpen. Sekarang, dia sedang mencoba belajar membuat tulisan opini.
Kegigihan dan ketangguhan itu yang mengantarkannya menjadi wanita inspiratif dalam Mandom Kartini Award. Penghargaan yang diinisiasi Jaringan Jurnalis Perempuan Jawa Tengah bersama sebuah perusahaan kosmetik.
"Tidak menyangka saya dapat ini. Saya merasa masih jauh dari nilai inspiratif. Saya cuma menjalani apa yang saya jalani," ujarnya.