Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Beli Sajam Corbek via Instagram, Pelajar 16 Tahun di Semarang Ditetapkan sebagai Pelaku Anak
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Berdirinya Desa Jembrak di Semarang, Awalnya Tempat Istirahat Pengikut Diponegoro

Kamis, 25 Mei 2023 - 22:52:00 WIB
Kisah Berdirinya Desa Jembrak di Semarang, Awalnya Tempat Istirahat Pengikut Diponegoro
Kawasan makam RM Rekso Wijoyo di Dusun Godegan, Desa Jembrak, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang. Foto: Ist.
Advertisement . Scroll to see content

Masjid ini merupakan cikal bakal berdirinya sejumlah masjid di Desa Jembrak. Sebelum RM Rekso Wijoyo wafat, beliau sempat berpesan kepada anaknya agar dimakamkan di tempat tersendiri. 

Setelah RM Rekso Wijoyo wafat, masyarakat memberi nama daerahnya dengan Desa Jembrak. Ini untuk menghargai dan mengenang jasa RM Rekso Wijoyo yang telah mengajarkan agama Islam dan membangun desa.

"Nama Jembrak itu, terinspirasi dari perawakan RM Rekso Wijoyo yang berbadan kekar berambut panjang dan berewokan. Kalau terkena angin rambut dan brewok panjangnya rembyak-rembyak (menjuntai melambai-lambai). Ciri fisik RM Rekso Wijoyo akhirnya dijadikan nama desa. Itu sejarah syiar Islam dan berdirinya Desa Jembrak," tuturnya.

Kini Desa Jembrak yang terdiri dari lima dusun, yakni Godegan, Ngerangan, Tegalsari, Grompol dan Tegalsale sudah berkembang pesat. Untuk mengenang jasa RM Rekso Wijoyo atau Ki Damarjati Ali, setiap bulan Dzulkaidah warga Desa Jembrak menggelar merti desa dan selamatan di makam pendiri desa. 

Editor: Ary Wahyu Wibowo

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut