Keutamaan Membaca Takbir, Tahmid, Tasbih di Hari Raya Idul Adha
Dan diriwayatkan “barangsiapa yang menegakkan malam-malam hari-raya karena Allah dengan penuh keikhlasan, hatinya tidak akan pernah mati hingga hari kematian hati,”.
Selain takbir, umat Islam dianjurkan untuk menghidupkan malam hari raya dengan dzikrullah, memperbanyak shalawat, tilawah Alquran, doa’-do’a dan amal-amal ibadah lainnya.
Sedangkan Imam asy-Syafi’i didalam kitab al-Umm mengatakan bahwa ada lima malam yang apabila berdo’a di malam tersebut akan di kabulkan yaitu malam Jum’at, malam kedua hari raya (‘idul Fitri dan ‘idul Adha), malam pertama bulan Rajab dan malam nishfu Sya’ban.
Pada malam hari raya Muslim dianjurkan untuk menyemarakkan dengan takbiran yaitu takbir mursal, takbir yang memang disyariatkan pada seluruh hari raya, tidak khusus ketika shalat (tidak mengiringi shalat) dan hendaknya dibaca dengan keras bagi kaum laki-laki untuk menampakkan syiar hari raya.
Pada Idul Fitri melakukan takbiran sejak terbenam matahari sampai dimulainya shalat hari raya, dianjurkan memperbanyak takbir baik di jalanan, dimasjid, pasar, bahkan ditempat tidur, dan tempat-tempat lainnya, baik ketika duduk ataupun berjalan, siang atau pun malam.