Ketika Sayyidina Umar bin Khattab Mencium Istrinya saat Berpuasa
JAKARTA, iNews.id – Khalifah Umar bin Khattab dikenal sebagai pemimpin yang tegas, adil dan bijaksana. Kepemimpinannya juga dihormati bangsa lain.
Dikutip dari nadirhosen.net, dalam sebuah riwayat disebutkan, pada suatu waktu di Bulan Ramadan, Sayyidina Umar bin Khattab tidak tahan untuk tidak mencium istrinya.
Sesaat Umar ingat bahwa ini bulan Ramadan, maka hebohlah Umar dan bergegas menemui Nabi SAW dan melaporkan kepada Nabi, “Hari ini aku melakukan suatu kesalahan besar, aku telah mencium istriku padahal sedang berpuasa“.
Rasulullah kalem menanggapi Umar, beliau SAW balik bertanya,
“Bagaimana pendapatmu jika kamu berpuasa kemudian berkumur-kumur?” Umar menjawab, “Seperti itu tidak mengapa.” Kemudian Rasulullah bersabda, “Lalu apa masalahnya?” (HR Ahmad)
Rasulullah menjawab dengan sekaligus mengajarkan logika. Mencium dianalogikan dengan kumur-kumur. Artinya, tidak sampai meminum air kan? Mencium tidak sama dengan menggauli istri. Nabi bisa saja menjawab dengan mengatakan, “tidak apa-apa” secara tegas. Tapi tidak! Kakek Hasan dan Husain ini memilih memberi jawaban dengan logika.