Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Meriah! MPLS di SDN Purwoyoso 1 Semarang Undang Badut Sirkus meski Hanya Dapat 3 Siswa
Advertisement . Scroll to see content

Kenapa UMK Jawa Tengah Rendah? Ini Faktor Penyebabnya

Minggu, 12 Maret 2023 - 09:43:00 WIB
Kenapa UMK Jawa Tengah Rendah? Ini Faktor Penyebabnya
Aktivitas karyawan sebuah perusahaan tekstil. (ilustrasi/IST)
Advertisement . Scroll to see content

SEMARANG, iNews.id – Ada sejumlah faktor kenapa UMKJawa Tengah rendah. Permasalahan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) relatif tergantung kondisi ekonomi daerah masing-masing.

UMK Provinsi Jawa Tengah Tahun 2023 telah ditetapkan oleh Gubernur JatengGanjar Pranowo.  UMK Kota Semarang tertinggi dari 34 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah.

Pada tahun 2023, Kota Semarang mengalami kenaikan UMK sebesar Rp3.060.348, jika dibanding UMK sebelumnya di tahun 2022 yakni Rp 2.835.021,29. Namun 34 daerah lainnya masih di angka rata-rata Rp2, 2 juta.

Sementara Upah Minimum Provinsi (UMP) Jateng pada tahun 2023 yakni Rp1.958.169,69. Presentase jumlah tersebut mengalami kenaikkan sebesar 8,10 persen atau Rp145.234,26 dari tahun sebelumnya yaitu Rp1.812.935.

Namun presentase kenaikan UMK Jawa Tengah dinilai sejumlah pihak tidak terlalu signifikan. Dari data yang dihimpun dari berbagai sumber disebutkan, dengan jumlah UMK tersebut bahwa kehidupan di kota masih dibutuhkan penyesuaian lebih.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut