Kenapa Orang Jawa Tidak Punya Marga? Ternyata Alasannya Begini
Tujuannya adalah agar mudah dikenali ketika membaur dengan warga biasa. Tak hanya itu, marga akan menjadi sebuah pengingat bagi anggota keluarga kerajaan untuk tetap menjalankan kode etik keraton.
Maka dari itu, orang biasa dari suku Jawa tidak memerlukan marga karena tidak memiliki beban yang sama dengan keluarga kerajaan.
Di zaman penjajahan, nama keluarga digunakan sebagai nama belakang seseorang yang memiliki banyak aset. Hal itu terjadi lantaran nama keluarga akan sangat dibutuhkan dalam pengurusan administrasi kepemilikan properti.
Selain itu, nama keluarga ini juga sangat penting dalam kepengurusan pembagian warisan. Sebaliknya, orang Jawa yang tidak memiliki harta apapun, terlebih yang berprofesi sebagai buruh tidak membutuhkan nama keluarga.
Namun seiring dengan berjalannya waktu, hal tersebut juga tak berlaku. O0rang-orang kaya pun telah meninggalkan penggunaan nama marga di belakang namanya.