Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 25 Contoh Soal Aksara Jawa, Lengkap dengan Jawabannya
Advertisement . Scroll to see content

Kenapa Huruf Thailand Mirip Aksara Jawa? Ternyata Ini Alasannya

Jumat, 09 September 2022 - 19:18:00 WIB
Kenapa Huruf Thailand Mirip Aksara Jawa? Ternyata Ini Alasannya
Kenapa Huruf Thailand mirip Aksara Jawa? (Foto: Aramic Learn)
Advertisement . Scroll to see content

Kemudian, bahasa ini tersebar ke Afrika Utara, Eropa, Persia, India, dan bahkan Tiongkok. Dari sanalah, dialek Bahasa Aram yang berbeda-beda mulai tercipta hingga tercampur dengan bahasa lainnya.

Dari bahasa yang telah terpecah ke dalam berbagai dialek tersebut, lahirlah turunan bahasa Aram yang salah satunya disebut sebagai Bahasa Brahmi. Menurut catatan sejarah, Bahasa Brahmi banyak digunakan di India pada masa pemerintahan Raja Ashoka dari tahun 270 SM – 232 SM. 

Tak berhenti di situ, Bahasa Brahmi kembali terpecah menjadi sebuah dialek sesuai dengan wilayah. Dialek tersebut adalah Brahmi India Utara dan Brahmi India Selatan.

Selanjutnya, turunan bahasa Brahmi India Selatan, yaitu Aksara Pallawa menyebar hingga ke Asia Tenggara, seperti pada Kerajaan Hindu-Budha di Indonesia, Laos, Kamboja, dan Thailand. Hal ini dibuktikan dengan adanya Prasasti Mulawarman di Kutai yang ditulis menggunakan Aksara Pallawa. 

Di Thailand, aksara pasca Pallawa berkembang menjadi Aksara Khmer Kuno yang menjadi cikal bakal huruf Thailand. Sedangkan di Jawa, aksara pasca Pallawa berkembang menjadi Aksara Kawi atau biasa disebut sebagai Aksara Jawa Kuno. 

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Huruf Thailand dan Jawa memiliki akar yang sama, yakni dari Aksara Aram menjadi Brahmi dan terpecah lagi menjadi Pallawa. 

Karena kedekatan akar bahasa tersebut, tipe huruf antara keduanya juga hampir mirip. Baik Huruf Thailand maupun Jawa sama-sama berjenis abugida.

Editor: Komaruddin Bagja

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut