Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Contoh Teks MC Pernikahan Islami Bahasa Jawa, Singkat dan Elegan
Advertisement . Scroll to see content

Kenapa Bahasa Jawa Tidak Dijadikan Bahasa Nasional? Alasannya karena Ini

Senin, 06 Februari 2023 - 20:39:00 WIB
Kenapa Bahasa Jawa Tidak Dijadikan Bahasa Nasional? Alasannya karena Ini
Kenapa Bahasa Jawa tidak dijadikan bahasa nasional? Aksara Jawa (Foto: Kemdikbud)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kenapa bahasa Jawa tidak dijadikan bahasa nasional? Pertanyaan itu kerap menggelitik rasa penasaran penggiat bahasa, mengingat banyaknya pengguna bahasa Jawa di Indonesia.

Menurut data dari Badan Pusat Statistik pada tahun 1980, sebanyak 40 persen dari total penduduk Indonesia menggunakan bahasa Jawa sebagai bahasa sehari-hari. Data sensus di tahun 2000 juga menunjukkan bahwa lebih dari 84 juta jiwa adalah penutur bahasa Jawa.

Kendati bahasa Jawa memiliki banyak penutur, bahasa Indonesia yang justru dijadikan bahasa nasional. Hal itu telah diatur dalam pasal 36 Undang-Undang Dasar tahun 1945 yang berbunyi, “Bahasa Negara Kesatuan Republik Indonesia selanjutnya disebut Bahasa Indonesia adalah bahasa resmi nasional yang digunakan di seluruh wilayah
Negara Kesatuan Republik Indonesia.”

Kenapa Bahasa Jawa tidak dijadikan bahasa nasional?

Dilansir dari situs Kemdikbud, Senin (6/2/2023), bahasa Jawa ternyata pernah diusulkan menjadi bahasa nasional dalam Kongres Pemuda II pada 28 Oktober 1928. Selain karena memiliki banyak penutur, pulau Jawa pada saat itu menjadi pusat administrasi dan pemerintahan negara.

Namun usulan ini ditolak tegas oleh sebagian peserta kongres, termasuk Soekarno. Adapun beberapa alasan di balik penolakan tersebut adalah sebagai berikut.

1.Suku lain tidak bisa berbahasa Jawa

Menurut Soekarno, bahasa Jawa hanya bisa dijadikan bahasa daerah. Karena jika digunakan sebagai bahasa nasional, hanya orang-orang yang berasal dari Jawa atau merupakan keturunan Jawa yang akan menggunakannya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut