Kembangkan Ratusan Varietas Anggur dari Berbagai Negara, Petani Ini Raup Puluhan Juta Rupiah
Dia mengatakan, usaha yang digelutinya ini perlu memakan waktu 5 tahun penelitian, observasi uji coba tanaman anggur ini sudah memperlihatkan hasilnya.
Pada tahun 2018 kebun anggur Jayasri Nursery yang menyewa lahan desa ini mulai dibuka untuk umum. Konsep pemasaran yang diusungnya ini cukup unik, pembeli bisa datang ke lokasi untuk menikmati sensasi memetik buah anggur langsung dari pohonnya.
Bukan hanya buah anggurnya saja, tetapi Jayasri Nursery ini juga menyediakan 15 varietas bibit anggur siap jual. “Di sini tidak hanya menjual buah anggurnya saja, tetapi bagi yang ingin belajar merawat tanaman anggur bisa belajar di sini,” ujarnya.
Selain itu, dia juga menjual 15 varietas bibit anggur yang sudah teruji dari segi proses pembuahannya, kualitas buah hingga segi perawatannya yang cenderung lebih mudah.
Bagi pengunjung yang ingin merasakan sensasi petik anggur segar dari pohonnya, Faiz mematok harga Rp100.0000 per kilogram. Sedangkan untuk bibitnya sendiri dijual Rp125.000.
Meski kondisi pandemi belum juga berakhir, Faiz justru berencana ingin mengembangkan kebun anggur miliknya menjadi agrowisata.
“Konsepnya pengunjung bisa menikmati suasana kebun anggur hanya dengan membeli jus anggur sebagai ganti tiket masuk. Selain itu juga akan membuka pelatihan perawatan tanaman anggur sebagai wisata edukasi,” katanya.
Editor: Ahmad Antoni