Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas 2 Km ke Arah Barat Daya
Advertisement . Scroll to see content

Keluh Kesah Pengungsi Merapi di Posko Pengungsian Desa Tlogolele Boyolali

Minggu, 22 November 2020 - 16:49:00 WIB
 Keluh Kesah Pengungsi Merapi di Posko Pengungsian Desa Tlogolele Boyolali
Pengungsi Merapi di di tempat penampungan pengungsian sementara (TPPS) Desa Tlogolele, Kecamatan Selo, Boyolali. (Sindonews/Ary Wahyu Wibowo)
Advertisement . Scroll to see content

Sedangkan yang terlalu menanam, tetap dirawat sebaik baiknya. Panen seperti cabe baru bisa dilakukan setelah empat bulan. Sedangkan sayuran sekitar 2 bulan. Padahal mereka yang terlanjur menanam usianya baru 1-2 minggu. Sedangkan yang baru menanam, memilih untuk berhenti. Warga memilih untuk fokus keselamatan diri dan keluarganya. Saat ini, anak dan cucunya sudah berada di pengungsian.

Ia mendapat jatah satu bilik untuk tidur bersama anak dan cucunya. Sedangkan suami masih di rumah untuk berjaga. Saat mengungsi, barang yang dibawa adalah pakaian secukupnya dan surat surat berharga. Saat siang, dirinya menyempatkan diri untuk kembali ke rumah sekedar untuk melihat kondisi.

Hal-hal yang dilakukan saat sejenak kembali ke rumah adalah bersih bersih, dan memberi makan ternak. Suaminya yang tinggal di rumah terpaksa masak sendiri selama tinggal anak istri di pengungsian. “Kalau laki laki khan kalau ada apa apa langsung bisa cepat bergerak,” ujar perempuan yang memiliki dua anak dan dua cucu ini.


Editor: Ahmad Antoni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut