Keluarga Nurkhikmah Korban Pembunuhan di Tegal Minta 5 Pelaku Dihukum Mati
"Saya sempat berpikir Nurkhikmah pergi ke Jakarta bersama teman-temannya untuk bekerja di sana," kata Maliki.
Dia mengatakan, anaknya meninggalkan rumah bersama teman-temannya pada April lalu. Namun tiga bulan kemudian, dia mendapat kabar kalau anaknya sudah tewas dalam kondisi mengenaskan, dibunuh teman-teman dekatnya.
Menurut Imam, Nurkhikmah hanya lulusan SMP. Almarhumah tidak mampu melanjutkan sekolah ke jenjang berikutnya karena keterbatasan ekonomi keluarga. Setelah itu, dia tampak lebih sering berbaur dengan bekas teman-teman SD-nya.
"Dia sering pergi menginap di rumah teman-temannya itu. Jadi memang saya tidak menaruh curiga ke mereka," ujar Maliki.
Hingga kini, Polres Tegal terus mendalami kasus pembunuhanmayat dalam karung tersebut. Kelima tersangka masih diperiksa polisi untuk mengungkap motif pembunuhan sadistis itu.
Kelima pelaku sudah ditahan di Mapolres Tegal. Mereka masing-masing berinisial AM (20), MP (18), SA (24), NL (18), dan AI (15). Dua di antaranya perempuan yakni, NL dan AI. Mereka tidak lain teman dekat korban Nukhikmah (16).
Editor: Kastolani Marzuki