Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Hari Ini Guncang Mamberamo Tengah Papua, Cek Kekuatan Magnitudonya!
Advertisement . Scroll to see content

Keluarga Minta Presiden Bantu Pulangkan Korban Penyanderaan

Sabtu, 11 November 2017 - 15:32:00 WIB
Keluarga Minta Presiden Bantu Pulangkan Korban Penyanderaan
Siti Solekah, istri korban penyanderaan di Tembagapura asal Kudus berharap Presiden mau turun tangan memulangkan anggota keluarganya. (foto:iNews/Sukmawijaya)
Advertisement . Scroll to see content

DEMAK, iNews.id - Khawatir akan terjadi hal yang tidak diinginkan, pihak keluarga korban penyanderaan oleh kelompok bersenjata di Tembagapura Papua asal Kudus, Jawa Tengah meminta Presiden Joko Widodo turun tangan terhadap persoalan ini. Mereka meminta presiden mau membantu memulangkan korban penyanderaan dalam kondisi selamat.

Hampir tiga minggu lamanya, 34 orang warga Desa Kedondong, Kecamatan Demak, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, menjadi korban penyanderaan di Desa Banti, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua. Tak ayal, pihak keluarga pun dirundung cemas.

Sebelumnya, setiap dua hari sampai satu minggu, para korban selalu memberi kabar ke kampung halaman. Para warga desa yang bekerja sebagai penambang emas liar di Sungai Kali itu biasanya berkabar tentang kondisi di sana, atau sekedar memberitahu bila mereka sudah mengirim uang hasil kerjanya.

Namun beberapa waktu belakangan, para warga Desa Kedondong itu hampir tak pernah lagi memberi kabar kepada keluarganya di Demak. Terlebih sejak mereka diketahui menjadi korban penyanderaan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di sana.

Sontak, keluarga pun digelayuti kekhawatiran akan keselamatan mereka di sana. Untuk itu, pihak keluarga berharap kepada Presiden Joko Widodo untuk dapat membantu memulangkan para korban penyanderaan dalam kondisi selamat.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut