Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polda Jateng Bongkar Sindikat Penipuan Kripto Internasional di Sukoharjo, 38 Orang Ditangkap
Advertisement . Scroll to see content

Keluarga Korban Dukun Mbah Slamet Tak Harus ke Posko DVI, Bisa Tes DNA di Daerah Asal

Minggu, 09 April 2023 - 10:27:00 WIB
Keluarga Korban Dukun Mbah Slamet Tak Harus ke Posko DVI, Bisa Tes DNA di Daerah Asal
Polisi saat mengambil sampel DNA keluarga korban pembunuhan berantai dukun pengganda uang di Kabupaten Banjarnegara. Foto: iNews TV/Elis Novit.
Advertisement . Scroll to see content

BANJARNEGARA, iNews.id  - Tim DVI terus menunggu pihak keluarga korban dukun Tohari alias Mbah Slamet untuk tes DNA jika tidak ada data post mortem. Tes DNA juga bisa dilakukan di daerah asal untuk selanjutnya dikomunikasikan dengan Posko DVI Banjarnegara.

Sebanyak 9 korban dari total 12 jenazah korban pembunuhan dukun pengganda uang Mbah Slamet hingga saat ini belum bisa teridentifikasi. Kondisi jenazah yang sudah dalam bentuk kerangka ini belum diambil oleh pihak keluarga.

Namun demikian, 9 jenazah saat ini sudah dimakamkan di TPU Desa Balun, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara dengan diberi tanda.

Sehingga saat ada keluarga yang melapor dan memiliki kecocokan data identitas jenazah korban bisa dibawa pulang untuk dimakamkan di daerah asal.

“Tim DVI saat ini sudah menerima sedikitnya 17 laporan dari warga dengan menyertakan data ante mortem para korban. Proses pencocokan sedang dilakukan,” kata AKP Suwondo, anggota DVI Polda Jateng, Minggu (9/4).

“Namun jika ada masyarakat yang berada di area luar daerah bisa melakukan tes DNA di daerah asal untuk selanjutnya dikomunikasikan dengan posko DVI Banjarnegara,” katanya.

Sementara, perkembangan kasus saat ini masih terus didalami oleh pihak kepolisian. Polisi masih terus melakukan pemeriksaan pelaku untuk guna mencari dugaan adanya korban lain yang masih di timbun dalam tanah.

Editor: Ahmad Antoni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut