Keluarga BJ Habibie Gelar Tahlilan Selama 40 Hari, Ini Dalil dan Hukumnya
Lantas bagaimana hukum tahlil dan dalilnya?
Secara bahasa tahlilan berakar dari kata hallala, yuhallilu, tahlilan artinya adalah membaca “Lailaha illallah.”
Istilah ini kemudian merujuk pada sebuah tradisi membaca kalimat dan doa- doa tertentu yang diambil dari ayat Alquran, dengan harapan pahalanya dihadiahkan untuk orang yang meninggal dunia.
Biasanya tahlilan dilakukan selama 7 hari dari meninggalnya seseorang, kemudian hari ke 40, 100, dan pada hari ke 1000 nya. Begitu juga tahlilan sering dilakukan secara rutin pada malam Jumat dan malam-malam tertentu lainnya.
Bacaan ayat-ayat Alquran yang dihadiahkan untuk mayit menurut pendapat mayoritas ulama’ boleh dan pahalanya bisa sampai kepada mayit tersebut. Berdasarkan beberapa dalil, di antaranya hadis yang diriwayatkan oleh Abu Dawud dan lainnya;
Dari sahabat Ma’qal bin Yasar r.a. bahwa Rasulallah SAW bersabda: Surat Yasin adalah pokok dari Alquran, tidak dibaca oleh seseorang yang mengharap ridha Allah kecuali diampuni dosa-dosanya. Bacakanlah surat Yasin kepada orang-orang yang meninggal dunia di antara kalian. (HR Abu Dawud, dll)