Keistimewaan Habib Luthfi, Ulama Indonesia yang Duduk di Sisi Rasulullah
Suatu hari, Syekh Rajab bermimpi bertemu dengan Nabi Muhammad SAW. Dalam mimpinya, Rasulullah sedang duduk dikelilingi para sahabat. Di samping Nabi, nampak ada kursi kosong yang tak diduduki. Tapi tidak lama kemudian, ada seorang laki-laki datang mendudukinya.
“Siapa kamu?,” tanya Syekh Rajab yang asing dengan laki-laki itu.
“Saya Lutfi,” jawab laki-laki itu.
“Dari mana, kamu?”
“Saya dari Indonesia.”
Kaget dan bergetar Syekh Rajab dengan jawaban itu. Ternyata ada orang Indonesia yang kedudukannya sangat mulia di sisi Rasulullah SAW. Makanya, tak menunggu lama, Syekh Rajab besoknya langsung membeli tiket dan langsung berangkat ke Indonesia untuk menemui Habib Lutfi bin Yahya.
Ketika sampai di Indonesia, ternyata Habib Lutfi sudah menunggu dan langsung menyambutnya dengan penuh keakraban dan kehangatan. Itulah para kekasih Allah. Mereka diberikan keistimewaan Allah dengan berbagai hal karena keta’atan dan keikhlasan mereka dalam mengabdi kepada Allah dan khidmah kepada sesama manusia.
Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum Mahasiswa Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyyah (MATAN), M Hasan Chabibie memberikan testimony mengenai sosok ulama kharismatik Habib Luthfi bin Yahya.
Dia mengatakan Habib Luthfi merupakan sosok guru bangsa. Sudah jelas sekali, kiprah Maulana Habib Luthfi bin Yahya menjadi guru bangsa bagi warga Indonesia. Sosoknya menjadi titik temu antar kelompok, peneduh suasana, sekaligus juga memberi wejangan-wejangan dan nilai-nilai kebangsaan yang kokoh.