Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kecelakaan di Pelintasan Tanpa Palang Pintu, Warga Solo Tewas Tertabrak Kereta Api
Advertisement . Scroll to see content

Kecelakaan di Kendal, Pria Lansia Tewas Tertabrak Kereta Api Gunung Jati

Kamis, 31 Juli 2025 - 16:41:00 WIB
Kecelakaan di Kendal, Pria Lansia Tewas Tertabrak Kereta Api Gunung Jati
Petugas mengevakuasi pria lansia asal Semarang yang tewas tertabrak KA Gunung Jati di Kabupaten Kendal, Kamis (31/7/2025). (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

KENDAL, iNews.id - Seorang pria lansia bernama Mugimin (60), warga Setanjung, Kelurahan Wates, Ngaliyan, Kota Semarang, tewas tertabrakKereta Api Gunung Jati rute Jakarta-Semarang. Peristiwa tragis itu terjadi di pelintasan tanpa palang pintu Kampung Sekopek Wetan, Desa Sarirejo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Kamis (31/7/2025). 

Menurut saksi mata, Lia, insiden itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIB ketika Mugimin berjalan melintasi rel kereta api. Korban diduga tidak mendengar peringatan klakson kereta maupun teriakan anak-anak yang bermain layang-layang di sekitar lokasi. Setelah itu, tubuh korban tertabrak KA hingga terpental ke pinggir rel dengan luka parah.

“Anak-anak yang bermain layang-layang sudah berteriak kalua ada kereta dari arah barat, tapi bapak itu terus jalan dan sepertinya tidak mendengar,” ujar Lia. 

Petugas keamanan Stasiun Kaliwungu melaporkan bahwa masinis Kereta Gunung Jati telah membunyikan klakson (semboyan 35) berulang kali, namun korban tidak menghiraukan hingga akhirnya tertabrak. 

Tim gabungan dari Polres Kendal dan petugas stasiun segera menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Jenazah Mugimin, yang mengalami luka parah di kepala dan tubuh, dievakuasi ke ruang jenazah RSUD Dr. Soewondo Kendal untuk pemeriksaan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada keluarga.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut