Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kebakaran Hebat Pabrik Tahu di Mojosari, Mobil Pikap Ikut Hangus Dilalap Api
Advertisement . Scroll to see content

Kebakaran Ratusan Kios di Pasar Pagi Pemalang, Tim Damkar 3 Daerah Diterjunkan

Selasa, 23 Desember 2025 - 22:22:00 WIB
Kebakaran Ratusan Kios di Pasar Pagi Pemalang, Tim Damkar 3 Daerah Diterjunkan
Ratusan kios di Pasar Pagi Pemalang ludes terbakar, Selasa (23/12/2025). Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

PEMALANG, iNews.idKebakaran hebat melanda kompleks Pasar Pagi Pemalang, Jawa Tengah, Selasa (23/12/2025) malam. Api yang mulai berkobar sejak petang menghanguskan ratusan kios dan los, membuat para pedagang panik menyelamatkan barang dagangan mereka.

Menurut saksi mata di lokasi, api pertama kali terlihat muncul dari salah satu kios pakaian di sisi selatan pasar. Karena material dagangan berupa pakaian, sepatu, dan sandal yang mudah terbakar, api dengan cepat merembet ke bagian tengah kompleks los.

Kondisi diperparah dengan kencangnya embusan angin yang membuat si jago merah melahap bangunan pasar dalam waktu singkat.

"Tiba-tiba api muncul dari sisi selatan, bagian kios baju. Anginnya kencang sekali jadi langsung merembet ke tengah. Kami semua panik mencoba menyelamatkan barang sebisanya," ujar Uswatun Khasanah, salah seorang pedagang yang terdampak.

Besarnya kobaran api membuat petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Pemalang kewalahan. Hingga menjelang tengah malam, bantuan armada dari daerah tetangga terus berdatangan ke lokasi untuk melakukan lokalisir api.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Pemalang, Achmad Hidayat mengatakan, telah berkoordinasi dengan tim Damkar dari Tegal dan Pekalongan. 

"Kami mengerahkan seluruh kekuatan dan sudah meminta bantuan personel serta armada Damkar dari Kota dan Kabupaten Tegal, serta Kabupaten dan Kota Pekalongan. Fokus kami saat ini adalah memutus jalur api agar tidak merembet ke pemukiman warga di sekitar pasar," katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut