Kebakaran Gunung Sumbing Meluas Hingga ke Wonosobo, BNPB Kerahkan Heli
Dia menjelaskan, pemadaman menggunakan water bombing dilakukan tepat di atas lokasi kebakaran hutan dan lahan yang terbakar di lereng Gunung Sumbing. Air sebanyak 500 liter dijatuhkan menggunakan helikopter BNPB jenis Kamov 32a 11bc.
Helikopter berangkat langsung dari Bandara Ahmad Yani Semarang dan mengambil air di Waduk Wadaslintang Wonosobo. Heli tersebut mampu beroperasi selama empat jam dan diperkirakan mampu mengguyur selama delapan kali. “Dengan adanya helikopter water bombing ini diharapkan/ dalam dua hari kebakaran hutan dan lahan di Gunung Sumbing dapat teratasi,” tandasnya.
Sebelumnya, upaya water bombing guna memadamkan kebakaran di lereng Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing terhambat faktor cuaca serta medan yang berat. Helikopter tidak mampu beroperasi di ketinggian 8.500 meter. Medan berat dengan tingkat kemiringan yang terjal, ditambah kondisi cuaca dan angin yang berubah-ubah membuat upaya water bombing sangat berbahaya untuk dilakukan.
Kebakaran di Gunung Sindoro dan Sumbing itu sudah terjadi sejak Jumat (7/9/2018). Kebakaran lahan tidak produktif tersebut bahkan sempat meluas hingga wilayah Magelang
Editor: Kastolani Marzuki