Kawasan Wisata Kawah Sileri Ditutup, Zona Bahaya Naik Jadi 200 Meter
Dia mengimbau warga maupun wisatawan untuk menjauhi area zona bahaya yang telah ditetapkan. Karena dimungkinkan masih ada potensi letusan susulan. Potensi erupsi freatik lumpur panas, sewaktu-waktu dapat terjadi di daerah zona bahaya. "Tidak ada dampak korban jiwa, semburan ini hanya berdampak terhadap tanaman," tuturnya.
Sebelumnya diberitakan, Kawah Sileri yang berada di kawasan Gunung Api Dieng, secara tiba-tiba kembali meletus freatik, Minggu (1/4/). Letusan itu disertai dengan semburan lumpur setinggi 150 meter yang tersebar sejauh 100 meter ke arah timur, 50 meter ke arah utara, 200 meter ke arah selatan, 100 meter ke arah barat laut dan 50 meter ke barat.
Tidak ada korban jiwa maupun luka akibat letusan tersebut. Meski demikian, petugas BPBD Banjarnegara melarang wisatawan mendekati bibir kawah karena dikhawatirkan terpapar gas beracun.
Editor: Donald Karouw