Kaukus Perempuan Mukti Diminta Terus Sosialisasikan Sudirman-Ida
Ida juga menyoroti partisipasi pemilih dalam Pilgub Jateng 2013 lalu yang masih rendah. "Jadi kalau melakukan sosialisasi itu tidak melanggar, karena mengajak masyarakat lain menggunakan hak pilih," ucapnya.

Ida tidak ingin masyarakat yang mengenalkan visi-misi calon malah terintimidasi, asalkan sesuai aturan. "Jangan sampai ditakut-takuti, karena ini pendidikan politik, untuk mencerdaskan masyarakat. Lima menit di TPS, dampaknya adalah 5 tahun," paparnya.
Ketua Lembaga Ketahanan Keluarga (LKK) PBNU ini mengaku senang kampanye ini diawasi oleh Bawaslu agar semuanya berjalan damai. "Tapi jangan sampai membuat takut masyarakat untuk melakukan edukasi," katanya.
Di Pati, mantan ketua umum Fatayat NU itu juga melakukan konsolidasi dengan koalisi parpol pendukung, antara lain Gerindra, PAN, PKS, dan PKB. Ida mengapresiasi komitmen koalisi parpol itu untuk memenangkan pasangan nomor urut dua dalam Pilgub Jateng. "Nawaitu (niat) kita, saya bersama Pak Sudirman Said memang ingin memperbaiki Jawa Tengah," tandasnya.
Editor: Kastolani Marzuki