Kata Ganjar soal Tegal Lockdown: Itu Hanya Isolasi Kampung, Warga Bisa Keluar Rumah
Dia menambahkan, karena masyarakat masih tetap banyak yang berkerumun, Pemkot Tegal menaikkan lagi statusnya. Pemkot menutup sejumlah objek wisata dan tempat hiburan. Namun, tetap saja masih banyak masyarakat berkeliaran di jalanan.
“Pemkot Tegal lalu mengambil kebijakan menutup jalur yang masuk ke kota atau kampung dengan barrier yang ada. Sebenarnya itu, jadi judulnya sebenarnya lebih tepat isolasi kampung,” katanya.
Pasalnya, saat ditanya apakah masyarakat masih boleh keluar rumah, Pemkot Tegal mengatakan masih memperbolehkan. Karena itu, dia memastikan kebijakan Pemkot Tegal itu bukanlah lockdown. “Itu tidak lockdown. Kalau iya, maka masyarakat tidak boleh keluar rumah. Lha ini masih boleh kok,” ujarnya.
Ganjar juga meminta seluruh bupati dan wali kota atau siapa pun untuk berhati-hati dalam menyikapi persoalan corona ini. Ganjar meminta agar para pemimpin daerah tidak menggunakan kata-kata lockdown yang membuat masyarakat resah.
“Kalau pakai kata-kata lockdown, wartawan pasti suka dengan istilah ini. Jadi tambah rame kan,” ujarnya.