Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kumpulkan Bukti Korupsi di Pemkot Semarang, KPK Geledah Gedung DPRD Jateng
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Covid-19 Terus Melonjak, Kota Semarang Dimungkinkan Batal New Normal

Jumat, 29 Mei 2020 - 00:30:00 WIB
Kasus Covid-19 Terus Melonjak, Kota Semarang Dimungkinkan Batal New Normal
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi. (Foto: iNews/Taufik Budi)
Advertisement . Scroll to see content

SEMARANG, iNews.id - Wali Kota Semarang Hendar Prihadi belum bisa memastikan untuk memberlakukan skema new normal pada 8 Juni 2020. Sebab, sejak jelang Lebaran Idul Fitri 1441 Hijriah hingga saat ini justru kasus Covid-19 semakin bertambah.

Puncaknya, pada Kamis (28/5/2020) tercatat positif Covid-19 mendekati dua kali lipat dari titik terendah, yaitu sebanyak 86 orang. Titik terendah sebanyak 47 orang positif Covid-19 di Ibu Kota Jawa Tengah terjadi pada 19 Mei 2020.

Padahal, Pemkot Semarang semula berencana mengakhiri Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) pada 7 Juni 2020, dan langsung berganti pada new normal. Bahkan, tak menutup kemungkinan justru menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Kita belum tahu nanti pada saat PKM tahap 2 berakhir nanti RO (Reproduction Number)-nya bisa di bawah 1 atau tidak. Kalau di bawah 1 ya new normal kita jalankan, tapi kalau tidak ya mohon maaf, PKM kita perpanjang, atau bahkan PSBB," kata pria yang akrab disapa Hendi itu.

Karena itu, Hendi meminta kesadaran masyarakat untuk tetap mematuhi protocol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus corona.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut