Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Cek Kabar Pembatasan Hijab bagi Karyawati, Anggota DPR Datangi Mal di Purwokerto
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Cabai Bercat di Purwokerto, Diduga Dipasok Dari Temanggung

Kamis, 31 Desember 2020 - 11:41:00 WIB
Kasus Cabai Bercat di Purwokerto, Diduga Dipasok Dari Temanggung
Cabai rawit berpewarna merah beredar di sejumlah pasar tradisional di Purwokerto, Banyumas. (Foto: iNews/Saladin Ayyubi)
Advertisement . Scroll to see content

Dari penyelidikan, cabai diduga memakai pewarna berasal dari daerah Temanggung. Polisi akan memburu pelaku guna mengetahui motifnya. Sementara, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Banyumas bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat menegaskan, kasus cabai yang diduga dicat berbahaya bagi kesehatan.

Cabai yang diduga dicat, merupakan cabai rawit putih yang kemudian diberi zat pewarna sejenis cat kayu dan bukan pewarna makanan. Jika dikonsumsi terus-menerus, maka sangat membahayakan. Bupati Banyumas Ahmad Husein meminta polisi bertindak cepat karena kasus ini merugikan para pedagang dan masyarakat.

Editor: Ary Wahyu Wibowo

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut