Karantina Pemudik Jadi Polemik, Wali Kota Solo : Yen Rakyat Mati, Sing Tanggung Jawab Siapa
"Jangan dianggap saya merugikan hotel, saya juga harus menciptakan suasana kondusif di Kota Solo," ujarnya.
"Kalau itu dibiarkan yang rugi warga Solo. Kalau pengusaha itu kan sudah menikmati keuntungan puluhan tahun. Lha yen rakyat mati, sing tanggung jawab siapa," katanya.
Untuk itu, pihaknya meminta warga Solo yang ada di luar kota untuk tidak mudik terlebih dahulu.Meski diakui Rudy, kebijakan ini bisa merugikan pajak pendapatan Kota Solo, tidak masalah.
"Pajak berkurang itu resiko. Resiko pandemi itu berkurang. Hanya pemudik yang dikantina, yen rene (kalau ke sini) jagong, yo jagongo. Asal sesuai protokol kesehatan. Dari Jakarta atau dari Palembang (warga Solo) yang mau mudik ya ra sah mudik," ujarnya.
"Jangan sambat wae (mengeluh saja), dan saya jangan dituduh arep leren wae gawe ulah. Kalau pemudik yang dikarantina mencapai 1.000 orang, dan 1.000 orang ini dibiarkan masuk Solo, sing tanggungjawab sopo hayo," kata Rudy.
Editor: Ahmad Antoni