Artinya: Dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah SAW menyuruh Abdullah ibnu Huzafah untuk berkeliling di Mina menyampaikan seruan berikut: Janganlah kalian melakukan puasa pada hari-hari ini, karena sesungguhnya hari-hari ini adalah hari-hari untuk makan dan minum serta berzikir kepada Allah SWT". (HR Muslim).
Lantas apakah puasanya cukup dua hari atau geser ke hari berikutnya?
Kapan Puasa Ayyamul Bidh Dzulhijjah
Ustaz Hanif Luthfi MA dalam bukunya berjudul Amalan Ibadah Bulan Dzulhijjah terbitan Rumah Fiqih Publishing menjelaskan, jika biasanya puasa ayyamul bidh dilakukan tiap tanggal 13,14,15 tiap bulannya, maka pada bulan Dzulhijjah bisa dilakukan 14, 15, 16.
Imam an-Nawawi (w. 676 H) menyebutkan dalam kitabnya al-Majmu' bahwa puasa 3 hari di setiap bulan itu tak harus tanggal 13, 14, 15.
Adapun hadis-hadis yang menunjukkan kesunnahan puasa tiga hari tiap bulan, tanpa disebutkan tanggal pastinya adalah sebagai berikut: Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: “Kekasihku (yaitu Rasulullah صلى الله عليه وسلم mewasiatkan padaku tiga nasehat yang aku tidak meninggalkannya hingga aku mati: 1- berpuasa tiga hari setiap bulannya, 2- mengerjakan shalat Dhuha, 3- mengerjakan shalat witir sebelum tidur.” (HR. Bukhari).
Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa puasa ayyamul bidh Duzlhijjah / Juni 2024 dimulai setelah selesainya hari tasyrik yang akan berakhir Kamis, 20 Juni 2024. Sehingga puasa ayyamul bidh dimulai yakni 14, 15, dan 16 Dzulhijjah yang bertepatan tanggal 21-23 Juni 2024.