Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polda Jateng Bongkar Penyelundupan 1.727 Kendaraan ke Timor Leste Senilai Rp50 Miliar
Advertisement . Scroll to see content

Kangen Ibu dan Anak, Napi Kasus Penganiayaan di Lapas Klaten Kabur

Kamis, 15 November 2018 - 08:45:00 WIB
Kangen Ibu dan Anak, Napi Kasus Penganiayaan di Lapas Klaten Kabur
Petugas Lapas Kelas IIB Klaten menangkan kembali Hendra, napi kasus penganiayaan yang coba kabur. (Foto: iNews.id/Saeful Efendi)
Advertisement . Scroll to see content

KLATEN, iNews.id - Seorang narapidana (napi) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Klaten, Jawa Tengah nekat melarikan diri saat melakukan bersih taman di luar lapas, Rabu (14/11/2018).

Napi yang diketahui bernama Hendra Irawan, warga Dukuh Samiran, Desa Gindang, Kecamatan Kebonarum, Klaten itu kabur karena kangen dengan ibu dan anaknya.

Namun hanya beberapa jam setelah melarikan diri, Hendra kembali ditangkap petugas gabungan Lapas dan Polres Klaten setelah keberadaannya diendus petugas di rumah orang tuanya.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Lapas Klaten, Jaka Heri mengatakan, Hendra mencoba kabur saat melakukan bersih taman di luar lapas  dengan memanfaatkan kelengahan petugas. “Saat bersih-bersih taman di luar lapas, napi ini melihat penjagaan kurang ketat,” katanya.

Jaka menjelaskan, Hendra merupakan napi kasus penganiayaan dengan vonis delapan bulan dan pada 10 Desember 2018 mendatang sudah selesai menjalani masa vonis.

“Masa hukumannya sebenarnya sudah hampir selesai tepatnya 10 Desember nanti. Selama ini memang dia (napi) berperilaku baik dan telah memlalui tahapan pembinaan permasyarakatan (TPP). Sehingga dinilai aman untuk menjalani tugas di luar,” katanya

Di hadapan petugas, Hendra mengaku nekat kabur karena kangen dan ingin bertemu dengan ibu dan anaknya yang baru menjalani operasi. “Saya kangen ibu karena habis operasi. Saya pengin lihat kondisi ibu, juga anak saya,” katanya.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut