Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 3 Wanita Ditangkap di Asahan, Bawa 9 Kg Sabu dan 800 Vape Berzat Etomidate
Advertisement . Scroll to see content

Kalapas Purworejo Diduga Terima Aliran Dana dari Bandar Narkoba

Selasa, 16 Januari 2018 - 12:15:00 WIB
Kalapas Purworejo Diduga Terima Aliran Dana dari Bandar Narkoba
Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Purworejo Jawa Tengah (Jateng), CAS. (Foto: iNews/Joe Hartoyo)
Advertisement . Scroll to see content

SEMARANG, iNews.id – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Purworejo Jawa Tengah (Jateng), Cahyono Adhi Satriyanto (CAS) diduga menerima aliran dana hasil penjualan narkobasabu-sabu yang beredar dari lapas sebesar Rp300 juta.

Dari hasil pengembangan, uang tersebut diterima CAS dari Christian Jaya Kusuma alias Sancai secara bertahap, sejak tahun 2017 lalu. Sancai merupakan pengendali jaringan narkoba dari balik jeruji besi yang berhasil dibongkar oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jateng beberapa waktu lalu.

Kepala BNN Provinsi Jateng, Brigjen Pol Tri Agus Heru mengatakan, keterlibatan CAS berawal dari perkenalannya dengan Sancai pada tahun 2017 lalu. Saat itu, CAS masih menjabat sebagai Kepala Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) LP Narkotika Nusakambangan. “Sancai saat itu masih ditahan di LP Nusakambangan sebelum dipindahkan ke LP Pekalongan,” kata Brigjen Pol Tri Agus Heru, Selasa (16/1/2018).

Sancai mendapatkan kemudahan dan berbagai fasilitas dari CAS, termasuk bisa membawa telepon seluler (ponsel) dan mengendalikan jaringan peredaran barang haram itu. Hal ini karena CAS menerima uang hasil peredaran narkoba dari Sancai. “Meskipun CAS sudah dipindahkan ke Purworejo pada Oktober lalu dan Sancai dipindahkan ke LP Pekalongan, komunikasi tetap berjalan,” ucapnya.

Bahkan, kata dia, pemeriksaan awal tim penyidik BNN Provinsi Jateng pun mengungkapkan CAS tidak hanya menerima aliran uang dari Sancai, melainkan dari beberapa bandar narkoba lainnya. Diduga, CAS juga berkaitan dengan jaringan peredaran narkoba di lapas-lapas yang ada di Jateng oleh jaringan Sancai. “Saat ditangkap ada barang buktinya yang diduga dari Sancai,” katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut