Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terekam CCTV! ABK Tewas Terjepit Truk saat Atur Kendaraan Masuk Kapal di Pelabuhan Merak
Advertisement . Scroll to see content

Kakak Adik Nakhoda Kapal Dibunuh 10 ABK di Karimunjawa, Mayat Dibuang ke Laut

Rabu, 30 April 2025 - 20:29:00 WIB
Kakak Adik Nakhoda Kapal Dibunuh 10 ABK di Karimunjawa, Mayat Dibuang ke Laut
Polisi menangkap 10 ABK tersangka pembunuhan nakhoda kapal asal Indramayu di perairan Karimunjawa, Jepara. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

JEPARA, iNews.id – Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) Polda Jateng menangkap 10 anak buah kapal (ABK) tersangka kasus pembunuhan kakak adik nakhoda kapal cumi di Karimunjawa, Jepara. 

Kedua korban asal Indramayu, Provinsi Jawa Barat yakni, Anton dan Kunedi. Anton merupakan nakhoda KM Vizz Jaya 2 GT 30. Sedangkan Kunedi selaku kepala kamar mesin. Insiden pembunuhan diduga terjadi di Perairan Karimunjawa, Jepara, Provinsi Jateng, Rabu 26 Maret 2025. Jasad kedua korban dibuang di laut dan hingga kini belum ditemukan. 

Kepala Subdirektorat Penegakan Hukum (Gakkum) Ditpolairud Polda Jateng AKBP Daryanto mengatakan, para tersangka pembunuhan kedua nakhoda kapal itu sudah ditangkap di lokasi berbeda. “Ya, sudah ditangkap. Mereka sudah kita tahan,” katanya, Rabu (30/4/2025).

Identitas ke-10 tersangka yakni, IF (35) warga Koja, Jakarta Utara; MIH (19) warga Serang, Banten; H (23) warga Babelan, Bekasi; YDM (29) warga Nagreg, Bandung; FP (35) warga Koja, Jakarta Utara. Selain itu, RAS (23) warga Indramayu, Jabar; AW (22) warga Sumedang, Jabar; MRF (26) warga Cakung, Jakarta Timur; AS (51) warga Cilincing, Jakarta Utara; dan MF (21) warga Paseh, Bandung.  

Informasi yang dihimpun, kedua korban bersama 10 ABK lain berlayar dari Pelabuhan Muara Baru, Jakarta Utara pada 27 Februari 2025. Mereka berlayar mencari ikan hingga Kalimantan.  

Daryanto mengatakan, kasus pembunuhan kedua korban telah dilaporkan kerabatnya, Diyana (36), Rabu 23 April 2025. 

“Kerabat korban menyebut pada 27 Februari itu, Anton menghubunginya lewat video call WA mengabarkan berangkat berlayar,” ujar Daryanto, Rabu (30/4/2025).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut