Kabupaten Tegal Gelar Simulasi Belajar di Kelas, Siswa: Senang Bisa Sekolah Lagi
Sebelum masuk ke lingkungan sekolah, satu per satu siswa menjalani pengukuran suhu tubuh mengunakan alat thermo gun. Usai menjalani pemeriksaan suhu tubuh, sebelum masuk ke ruangan kelas para siswa diwajibkan melakukan cuci tangan pada tempat yang tersedia di depan kelas masing masing.
Mekanisme jam belajar yang dilaksanakan berbeda dengan sebelum adanya wabah virus corona. Jika biasanya jam belajar siswa selama lima jam, kini hanya tiga jam.
Lam belajar lebih dipersingkat tanpa adanya jam istirahat untuk mengihindari terjadinya kerumunan.
Salah seorang siswa, Habibi mengaku senang bisa bersekolah lagi meski harus membiasakan diri dengan protokol kesehatan. “Senang bias sekolah lagi. Selama ada corona, saya bosan cuma tinggal di rumah maen HP,” ucapnya, Selasa (16/6/2020).
Kepala SDN 01 Sidapurna, Dakhrun mengatakan, jumlah siswa yang mengikuti kegiatan belajar mengajar tatap muka di masa new normal hanya separuhya dari total 208 siswa. Sesuai daya tampung ruangan masing masing kelas terdapat 10 siswa belajar di sekolah dan 10 siswa belajar di rumah dengan pemberian materi yang sama melalui online.
Orang tua siswa, Muhadi mengaku masih khawatir pandemi corona, namun dengan adanya protokol kesehatan yang ketat kegiatan belajar dapat berjalan aman dan sehat.
Editor: Kastolani Marzuki