Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pilu! Diusir dari Rumah, Pria Lansia Penderita Katarak di Kuningan Tinggal di Permakaman
Advertisement . Scroll to see content

Kabar Lahan Permakaman Pasien Covid-19 di Semarang Penuh, Pemkot: Itu Tidak Betul

Jumat, 24 Juli 2020 - 09:46:00 WIB
Kabar Lahan Permakaman Pasien Covid-19 di Semarang Penuh, Pemkot: Itu Tidak Betul
Area Permakaman pasien Covid-19 di Jatisari, Kecamatan Mijen, Semarang. (Foto: iNews/Wisnu Wardhana)
Advertisement . Scroll to see content

SEMARANG, iNews.id - Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Semarang memastikan lahan permakaman untuk pasien Covid-19 masih luas. Hal ini memastikan informasi yang beredar di media sosial soal lahan makam di Semarang telah penuh tidak benar.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang, Ali mengatakan, pemerintah telah menyiapkan lahan yang cukup luas untuk area permakaman. Lokasinya berada di Jatisari, Kecamatan Mijen, Semarang.

Lokasi permakaman itu untuk umum maupun pasien Covid-19 yang lokasinya dipisah. Area permakaman itu luasnya lebih dari 16 hektare.

"Luasan di sana (Jatisari) sangat memungkinkan. Apa ada batasanya? tidak ada selama di sana itu siap," kata Ali, Jumat (24/7/2020).

"Untuk kegiatan permakaman Covid-19 di Jatisari itu masih luas, masih berapa pun itu masih bisa ditampung. Lokasinya juga sudah disendiri-sendirikan," ucapnya lagi.

Untuk antisipasi, dinas selalu menyiapkan lubang permakaman sebanyak enam hingga delapan setiap harinya. Hal tersebut dilakukan agar proses pemakaman berjalan cepat dan tidak melebihi waktu yang sudah ditentukan.

Hingga kini jumlah pasien covid-19 meninggal yang dimakamkan di permakaman Covid-19 Jatisari kurang lebih 150 orang. Pemkot semarang melalui disperkim memastikan lahan tersebut masih dapat menampung dengan jumlah banyak tidak seperti informasi yang beredar.

"Orang mati biasa dan Covid-19 itu sudah dipetak-petak. Kalau dibilang di Jatisari itu penuh, itu tidak betul," ujarnya.

Editor: Nani Suherni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut