Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sadis! Ibu di Pekalongan Dianiaya Anak Kandung hingga Tewas
Advertisement . Scroll to see content

Jokowi dan 100.000 Anggota Banser Hadiri Maulid Nabi di Pekalongan

Rabu, 21 November 2018 - 20:47:00 WIB
Jokowi dan 100.000 Anggota Banser Hadiri Maulid Nabi di Pekalongan
Barisan Ansor Serbaguna (Banser). (Foto: dok iNews)
Advertisement . Scroll to see content

PEKALONGAN, iNews.id – Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP) Ansor akan menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Hari Pahlawan tingkat nasional di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah (Jateng), Kamis (22/11/2018). Kegiatan akbar bertema 'Meneladani Kepemimpinan Rasulullah' ini akan dihadiri sekitar 100.000 anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) yang datang dari berbagai daerah di Jateng.

Puncak kegiatan yang bertempat di Alun-alun Kajen, Kabupaten Pekalongan, bakal semakin meriah karena Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan sejumlah tokoh nasional dijadwalkan turut hadir.

Ketua Umum PP GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, melalui dua tema kegiatan yang digelar bersamaan ini, pihaknya berharap kader-kader Ansor dan Banser akan semakin memiliki kematangan dalam berpikir dan bertindak. Artinya, dalam berorganisasi dan berkehidupan di tengah masyarakat, mereka akan selalu berpegang teguh kepada nilai, serta prinsip-prinsip keislaman sebagaimana yang diajarkan Nabi Muhammad SAW. Di sisi lain, kader bisa memiliki keluasan wawasan dalam memperjuangkan nilai-nilai dasar tersebut.

"Kegiatan ini juga menjadi momentum tepat untuk selalu meneladani sisi kepahlawanan Nabi Muhammad SAW dalam memperjuangkan Islam sebagai agama yang memberikan kedamaian," ujar Gus Yaqut, panggilan akrab Ketua Umum GP Ansor, Selasa (20/11/18).


Bagi Gus Yaqut, mengikuti ajaran dan jejak Nabi tidak bisa dilepaskan dari sisi kepahlawanannya. Lahirnya Nabi Muhammad sebagai utusan Allah jelas membawa misi memperbaiki umat dalam rangka terciptanya keadilan (ta'adl) dan kesetaraan (tawazun). Perjuangan mendobrak belenggu ketidakadilan saat itu jelas tidak mudah dan penuh ancaman. Namun dakwah Nabi yang mengutamakan aspek kemanusiaan dan toleransi telah terbukti membuat Islam yang dia ajarkan mudah diterima berbagai pihak.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut