SLAWI, iNews.id – Jembatan Bailey di Desa Kupu, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegalambruk akibat dilintasi alat berat, Minggu (23/7/2023) malam. Meski tidak ada korban jiwa, akibat ambruknya jembatan itu membuat aktivitas warga terganggu.
Sebab, mereka harus memutar jalan ke desa tetangga lantaran jembatan utama di Kali Kemiri masih dalam proses pengerjaan.
Jembatan Ambruk, 1 Orang Tewas Puluhan Terluka
Diperoleh informasi, jembatan yang terbuat dari rangka baja itu ambruk diduga tidak kuat menahan beban alat berat berupa ekskavator yang melintas.
Padahal, operator alat berat tersebut sebelumnya sudah dilarang melintas jembatan bailey karena tidak sesuai dengan beban jembatan.
Pembangunan Jembatan Kali Kemiri Telan Dana Rp2,7 Miliar, Ditargetkan Rampung November 2023
Operator eskavator, Heri Kuswanto (40) mengaku, sudah pernah melewati jembatan tersebut sehari sebelum peristiwa itu.