Jelang PSBB di Kota Tegal, Puluhan PKL Tuntut Kompensasi dari Pemkot
TEGAL, iNews.id - Puluhan pedagang kaki lima (PKL) masih nekat berjualan di sejumlah lokasi jelang pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Tegal, Minggu (19/4/2020). Mereka menuntut pemkot segera memberikan kompensasi jika tidak boleh berjualan saat PSBB resmi diterapkan.
Pantauan di lokasi, para PKL itu masih menggelar dagangannya di pinggir jalan di beberapa titik seperti di Jalan Veteran, Jalan Pemuda, dan Jalan Ahmad Yani atau di sekitar Pasar Pagi.
Padahal, sejak isolasi wilayah akhir Maret 2020 lalu mereka telah dilarang berjualan, apalagi saat pemberlakuan PSBB, 23 April mendatang mereka harus menutup usahanya.
Para pedagang juga tak mengindahkan himbauan pemerintah untuk melakukan physical distancing atau menjaga jarak.
Suasana Pasar Pagi yang merupakan pasar tradisional terbesar dan bersejarah di Kota Tegal itu tampak masih ramai aktivitas warga yang berbelanja kebutuhan jelang Ramadan.