Jalankan Tempat Isolasi Terpusat, Kasus Covid-19 di Desa Ini Mulai Turun
Setelah seminggu berjalan dan edukasi terus dilakukan, warga yang terpapar Covid-19 lebih mudah dijemput. Bahkan banyak di antaranya yang bersedia datang sendiri ke tempat isolasi terpusat. Dengan isolasi terpusat di satu tempat, penurunan angka positif Covid-19 mulai terlihat.
Klaster keluarga terus menurun, dan pengawasan lebih mudah karena terpusat di satu tempat. Warga yang terpapar semula jumlahnya 35 orang. Sepekan setelah isolasi terpusat dijalankan, kini tinggal 24 orang dan tengah menjalani isolasi terpusat.
Salah satu warga yang menjalani isolasi terpusat, Mulyono mengaku sengaja datang sendiri. Ketika hasil swab test menunjukkan positif, dirinya tidak ingin keluarganya ikut terpapar.
“Selama menjalani isolasi terpusat, semua kebutuhan sudah dijamin. Makan tiga kali sehari, dan diperiksa kondisinya setiap hari. Tempat istirahat juga memadai karena tersedia kasur lengkap dengan sarana hiburan seperti televisi,” kata Mulyono.
Kegiatan yang dilakukan saat isolasi terpusat antara lain berjemur dan senam pagi untuk menambah imunitas tubuh. Mulyono berpesan kepada masyarakat agar selalu menjaga kesehatan dan melakukan protokol kesehatan dengan baik.
“Covid-19 itu benar-benar ada, jika terserang rasanya tidak enak karena tubuh menjadi tidak bugar,” ucapnya.
Editor: Ary Wahyu Wibowo