Jajal KA Bandara Adi Soemarmo Solo, Ganjar Nge-Vlog Bareng Menhub
Budi pun menegaskan, KA Bandara ini tidak hanya untuk alat transportasi massal perkotaan, namun juga untuk mendukung pariwisata di Jawa Tengah. Dengan akses moda transportasi yang semakin mudah, maka diharapkan para turis akan lebih nyaman saat berkunjung ke Jateng.
"Sesuai arahan Presiden yang ingin menjadikan Jateng sebagai Bali baru, ini adalah salah satu upayanya. Pak Ganjar punya banyak destinasi wisata, termasuk Borobudur. Jadi bukan hanya untuk angkutan massal perkotaan, namun KA Bandara ini juga untuk diharapkan dapat mendukung tourism," kata Budi.
Sejumlah destinasi wisata unggulan di Jateng, lanjut Budi, sudah terhubung dengan rangkaian kereta api. Untuk KA Bandara ini, akan menjadi dukungan kluster Solo yang menghubungkan ke sejumlah destinasi wisata unggulan.
"Jadi para turis yang turun dari pesawat, bisa langsung naik kereta menuju kota. Kalau sewaktu-waktu ingin melanjutkan ke Prambanan atau Borobudur misalnya, itu gampang karena terhubung," kata Budi.
Sekadar diketahui, Kereta Api Bandara Adi Soemarmo akan melayani 60 perjalanan pulang pergi dari bandara menuju Stasiun Balapan. Satu rangkaian KA Bandara terdiri dari empat rangkaian kereta dengan kapasitas angkut sebanyak 393 penumpang.
KA Bandara ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang untuk kenyamanan penumpang. Di antaranya ruangan dengan pendingin udara, layar TV LED untuk hiburan dan informasi posisi kereta. Dan menariknya lagi, selama dua bulan yakni Januari hingga Februari 2020, tiket naik KA Bandara gratis untuk masyarakat.
Editor: Kastolani Marzuki