Jaga Aswaja, Warga NU Harus Kerja Keras Menangkan Jokowi-Ma'ruf Amin
Hakim menuturkan, selama ini NU memiliki komitmen kuat dalam membela NKRI. Bahkan sesepuh NU KH Wahab Casbullah sampai menciptakan lagu "Ya lal Wathon" yang sampai saat ini terus didengungkan Nahdliyin. "Isi lagunya jelas, cinta Tanah Air. NKRI harga mati. Jadi calon yang kita pilih tentu yang punya prinsip NKRI harga mati," tandasnya.
Hakim juga mengingatkan agar warga NU tidak ikut-ikutan mencela pihak lain. Dalam ajaran kitab suci, kata dia, manusia dilarang mencela pihak lain. "Sebab belum tentu pihak yang mencela lebih baik dari yang dicela. Jadi kalau di medsos ada hina menghina, wong NU jangan sampai ikut-ikutan," katanya.
Tokoh NU Kabupaten Batang KH Sohibul Anwar menambahkan, untuk bisa memenangkan Jokowi-KH Ma'ruf Amin, tidak bisa sim salabim. "Harus ada usaha satu sama lain, dan kompak memenangkan pasangan ini," katanya.
Sohibul menambahkan, perempuan-perempuan NU harus mengajak orang lain, mulai dari teman tidur, tetangga, dan warga yang lain. "Jangan sampai terkontaminasi pihak lain, misal tawaran-tawaran atau iming-iming untuk memilih selain Pak Jokowi dan Kiai Ma'ruf," katanya.
Editor: Kastolani Marzuki