KARANGANYAR, iNews.id -Bupati Karanganyar Juliyatmono mengizinkan masyarakat di wilayahnya menggelar salat Idul Fitri di tengah pandemi virus corona (Covid-19). Bahkan, Juliyatmono dijadwalkan menjadi imam dan khatib dalam salat Idul Fitri di Alun-Alun Karanganyar.
"Salat Idul Fitri berlangsung setiap tahun, lebih afdol di lapangan. Karena situasinya Covid-19, maka pakai protokol kesehatan," kata Juliyatmono, Kamis (21/5/2020).
Abaikan Protokol Kesehatan, 700 Pedagang di Purbalingga Berdesakan Demi Bantuan Sembako
Masyarakat yang menjalankan salat Idul Fitri diharapkan benar-benar tertib dan disiplin. Jika ada masyarakat Karanganyar yang ingin menggelar salat Idul Fitri di masjid atau di lapangan, maka dirinya mengizinkan sesuai protol kesehatan dan disiplin.
Masyarakat yang ingin menggelar Salat Idul Fitri, tidak perlu mengajukan permohonan. Dia telah meminta agar para camat dan kepala desa dapat mengelola penyelenggaraan salat Idul Fitri. Juliyatmono juga telah koordinasi dengan pihak kepolisian untuk membantu kelancaran beribadah.
Pusing Ditagih Bayar Kos, Warga Bekasi Ini Curi HP Driver Ojol di Cilacap
Mengenai imbauan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo agar masyarakat melaksanakan salat Idul Fitri di rumah, tentunya tetap diperhatikan. Hanya, setiap daerah memiliki kebijakan masing-masing. Sebagai Ketua Percepatan Penanganan Gugus Covid-19 di Karanganyar, dia mengaku memiliki pertimbangan yang rasional.