Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 2 Kubu Keraton Solo Gelar Halalbihalal Terpisah di Waktu Bersamaan
Advertisement . Scroll to see content

Ini Kondisi Terkini Keraton Solo Pasca Bebasnya Adik dan Putri PB XIII

Minggu, 14 Februari 2021 - 08:23:00 WIB
Ini Kondisi Terkini Keraton Solo Pasca Bebasnya Adik dan Putri PB XIII
Suasana Keraton Kasunanan Surakarta beberapa waktu lalu. (Dok iNews/Ahmad Antoni)
Advertisement . Scroll to see content

“Pagi jam 6 pagi saya di Keputren yang luar biasa. Sudah rusak. Tidak terpelihara dan disapu pun tidak,” kata Gusti Moeng, Minggu (14/2/2021).

“Ini Purwokanti yang dulu untuk meronce bunga, menyiapkan bunga untuk pusaka-pusaka keraton keadaannya sangat memprihatinkan. Ini semak belukar yang sudah tidak pernah disentuh tangan untuk dirapikan,” katanya. 

Bahkan pada video tersebut, Gusti Moeng menyebut Pantai Rukmi yang dulu ditinggalinya begitu kotor. “Ini pantai Rukmi tempat tinggal saya dulu. Ndalem Peradaban. Luar biasa kotornya karena abdi dalem yang masih saya tugaskan di sini hanya boleh masuk setiap hari kamis saja dibatasi saja hanya satu jam,” ujarnya.

Selain itu pada sisi lingkungan keraton yang lain nampak kanopi di suatu bangunan keraton rubuh. Termasuk kerusakan di atap penunjang bangunan utama. “Dapat bantuan sana sini, sana sini dibiarkan saudara-saudara,” ungkapnya. . 

Dia mengaku tidak tahu mengapa sampai ada pembiaran sehingga membuat kondisi keraton begitu memprihatinkan. Dia meminta dukungan untuk dapat kembali ke keraton sehingga dapat mengurusi bangunan yang rusak dan kotor.

“Saya engga tahu kenapa ada pembiaran oleh, saya tidak bisa menyebut siapa, atau pemerintah atau oknum pejabat, saya engga tahu. Keadaan keraton dibiarkan seperti ini. Saya hanya minta dukungan untuk bisa kembali masuk keraton dan ngurusi keraton ini,” ujarnya. 

Editor: Ahmad Antoni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut