Mukmin menuturkan, proses evakuasi jenazah korban mengalami kendala akiibat cuaca buruk di puncak Gunung Slamet. Kondisi itu membuat tim SAR kesulitan menandu jenazah korban.
“Butuh waktu enam jam dari puncak menuju pos pendakian Permadi Guci, Kecamatan Bumijawa,” ucapnya.
Kapolsek mengatakan, korban bersama enam temannya dari Mapala Unsoed berangkat pada Kamis (23/2/2023) siang melalui jalu Permadi Guci.
“Pada Sabtu sore, Pos Pendakian Permadi menerima informasi satu pendaki tewas di bawah puncak Gunung Slamet. Namun tim SAR baru melakukan evakuasi korban tewas. Sementara satu korban luka dan lima pendak yang selamat dalam perjalanan turun,” ujarnya.
Petugas Pos Pendakian Permadi Guci, Sofyan mengatakan, dari tujuh pendaki, hanya empat orang yang naik hingga puncak Gunung Slamet.