Ini Hasil Autopsi Istri dan Bayinya yang Dibunuh Suami di Brebes
Selain menggelar autopsi, kata dia, penyidik juga terus memeriksa intensif pelaku dan sejumlah saksi. Pelaku saat ini ditahan di ruang isolasi khusus karena kondisi kejiwaannya labil dan kerap mengamuk. “Pelaku mengalami depresi dan kerap mengamuk. Karena itu, kita tempatkan di ruangan khusus,” ucapnya.
Menurut Arwansa, kondisi pelaku yang mengalami depresi berat menyulitkan penyidik dalam memeriksa dan mengorek lebih jauh aksi pelaku yang tega membunuh istri dan anaknya. Karena itu, Polres Brebes akan mendatangkan psikiater untuk memeriksa kejiwaan pelaku.
"Keterangan sementara dari pelaku, saat membunuh anaknya yang masih bayi pelaku tidak merasa kalau yang dibunuh itu anaknya sendiri," ujar Kasat.
Pendampingan psikologis juga akan diberikan kepada Dewi Anjeli (11), anak pelaku lainnya sekaligus saksi kunci dalam terungkapnya pembunuhan sadistis itu. "Anak pelaku ini masih anak-anak dan rentan jiwanya tergoncang akibat kejadian itu,” katanya.
Sebelumnya, seorang ibu dan anak bayinya yang berumur 12 bulan, warga Dukuh Kertasari, Desa Luwungragi, Kecamatan Bulakamba, Brebes, Jawa Tengah (Jateng), ditemukan tewas mengenaskan, Selasa pagi (13/2/2018). Keduanya diduga dibunuh suami korban.
Penemuan jenazah Koniti (35) dan putranya Dimas tersebut langsung menggemparkan warga Desa Luwungragi, Kecamatan Bulakamba, Brebes. Apalagi Koniti ditemukan dengan luka parah di kepala yang diduga karena dipukul dengan menggunakan cobek. Sementara bayinya Dimas, dihabisi nyawanya dengan menggunakan sebilah pisau. Warga menduga pelaku pembunuhan sadis itu suami korban, Tarmuji (35).
Editor: Kastolani Marzuki