Ini 4 Faktor Besarnya Dampak Banjir Rob di Kota Semarang
SEMARANG, iNews.id –Banjir rob masih menggenangi kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Ada beberapa faktor berkontribusi pada terjadinya banjir besar tersebut.
Direktur Amrta Institute for water literacy, Nila Ardhianie mengatakan, tanggul jebol sebagai penyebab banjir dapat membuat lengah dalam penanganan bencana ke depan.
Nila menyebutkan, setidaknya ada empat faktor yang terkait dengan besarnya dampak banjir rob yang terjadi di Semarang. “Faktor pertama early warning system yang tidak optimal, yang kedua kualitas konstruksi dan pemeliharaan tanggul, ketiga penurunan tanah, dan keempat hal yang terkait dengan air laut baik ketinggian air laut, kecepatan gelombang dan lainnya,” katanya, Kamis (26/5/2022).
Menurutnya, faktor keempat merupakan kompetensi dan kewenangan dari badan-badan terkait. Pertama, sistem peringatan dini sudah ada dan berjalan. BMKG terus melakukan prediksi cuaca dan membuat peringatan. Pertanyaannya adalah apakah sosialisasinya berjalan efektif, semua pihak yang potensial terkena dampak sudah memperoleh informasi?
“Kalau semua pihak sudah memperoleh, apakah mereka mengabaikan peringatan tersebut atau ada hal lain yang terjadi. Video yang beredar sesaat setelah tanggul jebol yang menggambarkan para pekerja berlarian dari tempat kerja mereka dan banyak yang menuntun sepeda motor yang terendam total air laut menunjukkan peringatan tersebut tidak berjalan optimal,” ujar Nila.