Ibu Rumah Tangga Penyandang Disabilitas di Pati Ketiban Rezeki Buat Face Shield
"Total pesanan 3.500 face shield, yakni 2.000 untuk ukuran dewasa dan 1500 untuk anal-anak. Per biji harga kerja Rp2750, untuk bahan sudah dari provinsi. Ini dikerjakan dua tim, dengan jumlah total 20 orang. Kalau anggota PPDI Pati sendiri ada sekitar 243 orang," katanya.
Pesanan itu merupakan kali kedua Pemprov Jawa Tengah bekerjasama dengan PPDI Kabupaten Pati.
"Sebelumnya juga sudah pesan masker di sini sekitar 1.500 masker. Nah, kali ini pesan lagi tapi face shield. Semoga ini bisa berlanjut," ucapnya.
Sementara Kepala DP3AP2KB Provinsi Jawa Tengah, Retno Sudewi menyebutkan dari total 15.374 orang, sekitar 561 orang (4 persen) diberdayakan untuk membuat face shield. Jumlah face shield yang diproduksi 2.252.500 biji.
Selain kelompok disabilitas, pihaknya juga memberdayakan perempuan rentan dengan kriteria perempuan KK, disabilitas, perempuan migran, perempuan korban kekerasan, HIV/AIDS dan kader PKK.
"Di 35 kabupaten/kota dibentuk kelompok masing-masing 10-15 orang dan bukan penjahit. Tidak murni disabilitas, tergantung masing-masing kabupaten/kota. Untuk PKK jadi satu mayoritas korban kekerasan 3-4 persen, dominan perempuan KK dan kader PKK sekitar 80-90 persen," ujarnya.
Tujuannya memberikan mereka untuk mendapatkan penghasilan. Honor pengerjaan Rp3.000 per biji. Dan setiap kelompok mendapat jatah 1.500 masker, jadi total mendapat Rp4,5 juta.
Editor: Nani Suherni