Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bejat! Ayah Perkosa Anak Kandung Berulang Kali di Sidoarjo, Korban Dipaksa Minum Pil KB
Advertisement . Scroll to see content

Ibu Pembunuh Anak Kandung di Brebes Akan Jalani Serangkaian Pemeriksaan Kejiwaan

Senin, 21 Maret 2022 - 10:42:00 WIB
Ibu Pembunuh Anak Kandung di Brebes Akan Jalani Serangkaian Pemeriksaan Kejiwaan
Suasana RSUD dr Soeselo Slawi Kabupaten Tegal. (iNewsTV/Yunibar)
Advertisement . Scroll to see content

BREBES, iNews.id - Unit Pelayan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Brebes membawa terduga pelaku penganiayaananak kandung hingga tewas, Kanti Utami (35) ke RSUD dr Soeselo Slawi Kabupaten Tegal. Kanti akan menjalani serangkaian pemeriksaan kejiwaan.

Dokter spesialis kesehatan jiwa RSUD dr Soeselo Slawi, dokter Glorio Immanuel SPKJ mengatakan pihaknya akan melakukan pemeriksaan psikiatri, profil kepribadian, hingga kecerdasan pelaku.

“Sejauh ini pelaku masih menjawab dengan baik pertanyaan tim dokter terkait kejadian enam bulan lalu,” katanya, Senin (21/3/2022).

Untuk diketahui, awalnya terduga pelaku terpaksa menganggur karena pandemi sebagai perias kecantikan di salon. Sehingga kebutuhan hidup hanya dari penghasilan suami yang bekerja di Jakarta.

Meski demikian terduga pelaku juga kerap mengalami ketakutan saat melihat banyak orang. Untuk sementara tim dokter belum memintai keterangan terkait kejadian tragis pada Minggu (20/3) pagi.

“Pemeriksaan kejiwaan memerlukan waktu hingga tiga hari ke depan untuk mendapatkan hasil observasi pasien,” ujar dokter Glorio.

Terduga pelaku akan menjalani rawat inap di RSUD Soeselo Slawi selama proses pemeriksaan. Seperti diketahui terduga pelaku tinggal bersama bibinya di desa Tonjong Kecamatan/Kabupaten Brebes sejak tiga bulan lalu.

Sedangkan suami merantau di Jakarta. Sebelumnya pasangan Akhmad Latif dan Kanti Utami tinggal berpindah-pindah di rumah kontrakan.

Editor: Ahmad Antoni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut