Ibu Cantik Ini Sukses Bisnis Bakmi di Tengah Pandemi, Pelanggannya Orang Eropa hingga Arab Saudi
SEMARANG, iNews.id - Yogyakarta dikenal sebagai kota wisata, bukan hanya karena banyak tempat menarik untuk dikunjungi dan banyak suguhan seni yang dapat dinikmati. Tapi wisata kulinernya yang wajib untuk dicicipi dan selalu bisa meresap di lidah.
Salah satu makanan khas Jogja yang mudah diterima semua lidah adalah Bakmi Yogya atau dikenal dengan sebutan Bakmi Jawa (baca: Bakmi Jowo). Paduan mi bertekstur kenyal dengan racikan bumbu dan kuah kaldu ayam yang gurih menjadikan Bakmi Yogya digemari semua kalangan.
Kenangan untuk bisa datang ke Jogja dan menikmati bakmi harus terganjal pandemi. Apalagi tidak mudah untuk mendapatkan Bakmi Jawa khas Jogja di setiap daerah. Belum tentu bakmi goreng atau godhog (rebus) itu ada yang menjualnya.
Peluang bisnis itu ternyata ada di benak seorang ibu rumah tangga asal Jogja, Bintari Saptanti. Dia ingin memenuhi keinginan masyarakat yang rindu Bakmi Jawa dengan membuat Bakmi Jogja yang pertama kali dijual dalam bentuk kemasan.
Ada kemasan Mi Godhog Jogja dan Mi Goreng Jogja. Pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ini memberi label produksinya Bakmi Sundoro. Jangan kaget bila produk lokal Bakmi Sundoro sudah sampai ke pelanggannya di Belanda, Jepang, Arab Saudi, Singapura, Malaysia, hingga Kanada pada masa pandemi ini.